Rabu, 06 Februari 2013

Kesemerawutan Cileungsi dan Titik-Titik Kemacetan

Cileungsi oh Cileungsi... Kotaku yang mulai besar ini kenapa semerawut sekali. Hari Sabtu kemarin, 02 Februari 2013 adalah hari yang sangat semerawut di Cileungsi. Dari sebagian besar teman yang update status atau nge-tweet, semuanya mengeluhkan tentang macet parah di Cileungsi. Dan tidak tanggung-tanggung, macet yang terjadi bukan hanya se-jam dua-jam saja, tapi berjam-jam. Sebagian besar teman mengatakan bahwa macet dimulai sejak siang hari sekitar pukul 13.00.

Hujan yang turun dengan sangat lebat menjadi penyebab awalnya. Hujan yang dimulai sejak pagi hari menyebabkan sebagian besar jalan lumpuh. Terutama sekali daerah perempatan Cileungsi yang memang terdapat pasar sementara karena pasar aslinya yang terbakar 2 tahun lalu.

TITIK-TITIK KEMACETAN

Pasar Sementara Cileungsi
Pasar ini menjadi penyebab awal kemacetan. Bayangkan saja, jalan yang seharusnya dulu bisa dilewati 2 mobil, kini hanya bisa dilewati 1 mobil saja, dan itupun tidak bisa berjalan dengan cepat. Karena sampah yang berserakan di pinggir jalan, orang-orang yang lalu lalang di sekitar pasar, angkutan umum yang berjalan pelan sambil menunggu penumpang, dan yang paling terutama adalah jalan yang dulunya bagus, kini banyak berlubang dikarenakan banyaknya air yang dibuang oleh para pedagang dan tentunya karena hujan.


Perempatan Cileungsi
Selain pasar, tentu saja perempatan yang tidak teratur. Perempatan ini berada tidak jauh dari pasar sementara. Disana tidak ada lampu merah, padahal ada 4 arah yang semuanya sibuk. Hanya seorang petugas yang mengenakan pakaian berwarna biru seperti pakaian DLLAJ yang selalu berjaga di sana. Itupun kadang harus berpusing ria karena sebagian pengendara enggan menganggapnya.



Jalan Raya di Depan Metland dan Giant
Jalan ini memang dari dulu sudah terkenal dengan kemacetannya. Perumahan Metland yang memang dari dulu menjadi jalan alternatif dari Rawahingkik menuju Jalan Raya Cileungsi-Jonggol kini semakin diperparah dengan hadirnya Giant yang sudah berdiri di pintu gerbang Metland. Jalan didepan perumahan ini macet parah setiap pagi dan sore hari. Karena banyaknya masyarakat yang berangkat kerja. Ditambah saat ini jalan di situ sedang rusak parah, karena tempat saluran air mampet. Air hujan atau air got yang turun pasti langsung lewatdi atas jalan. Nah sekarang jalan itu rusak parah.








Depan PT.CITRA ABADI
Yah, tidak lain dan tidak bukan karena di pagi dan sore hari, banyak karyawan yang masuk dan pulang. Dan bila musim gajian tiba, di depan jalan ini juga tedapat banyak sekali pedagang dadakan yang ikut membuat macet.

Taman Buah Mekarsari
Taman Buah Mekarsari kini sudah menjadi tempat wisata yang cukup terkenal. Dan bila di akhir pekan, jalan raya di depan tempat wisata ini sudah pasti macet parah.







Jalan Raya Rawailat
Jalan raya Rawailat kini sudah menjadi jalan alternatif bagi sebagian pengendara yang ingin menuju arah Jonggol. Namun karena jalan disini masih sempit, akhirnya menjadi ladang kemacetan. Terutama karena di jalan ini banyak sekali perusahaan besar seperti PT. Samick dan BOSTINCO, sehingga tak jarang banyak sekali truk besar lewat di jalan ini. Banyaknya karyawan yang lalu lalang di jalan ini juga menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Pertigaan Rawahingkik
Di sekitar daerah rawahingkik ini banyak sekali kendaraan yang lalu lalang. Dari arah Bekasi dan Setu yang menuju Cileungsi dan sebaliknya. Ditambah banyak juga karyawan yang bekerja di daerah tersebut. Angkutan umum juga kadang menjadi penyebabnya karena dekat dengan sekolah.

Masih banyak mungkin titik-titik kemacetan yang belum saya sebutkan. Yang pasti, kepada Bapak Camat tolong diperhatikan. Masa depan Cileungsi ini akan menjadi kota besar. Tolong dari sekarang dipikirkan bagaimana Cileungsi 10 tahun lagi. Bila sekarang saja sudah macet parah seperti ini, apalagi 10 tahun ke depan, bila tidak ada rencana yang matang.

Semoga Bermanfaat

0 komentar:

Posting Komentar